Rabu, 25 Juli 2012

EGOSENTRIS PRIA, CELAH WANITA

kenapa ada feminisme? karena terlalu banyak lelaki sombong yang tidak sepadan dengan kedewasaannya sehingga menyakiti wanita-wantita yang berhati lembut itu ato mungkin lebih tepatnya lagi membuat muak. sebenarnya semua kerusakan itu ya akibat lelaki itu sendiri. *ga maksud dukung femin, cuma coba berkaca ajah
sekarang coba pikir dan lihat sekitar. lihat lagi laki-laki yang ada disekitar kita. mereka dengan rentang usia 20-30 tahun, adakah yang benar-benar dewasa? mungkin bisa dihitung dengan jari. kebanyakan dari laki-laki dengan rentang usia 20 sampai 25 tahun  -menurut pengamatan dan pengalaman saya-  mereka cenderung labil. selepas mereka dari masa remaja, mereka bingung dan merasa terlalu cepat untuk tiba-tiba saja menjadi dewasa. mereka merasa dituntut untuk menjadi dewasa karena mereka laki-laki. hal itu menyebabkan tekanan yang kuat dalam diri laki-laki sehingga seperti yang saya sebutkan sebelumnya, mereka jadi labil dan kekanakan. sikap dewasa mereka hanya kamuflase.
Baru pada usia 25 sampai 30 tahun mereka mulai menyadari bahwa kedewasaan itu bukan tuntutan melainkan kewajiban yang melekat pada diri setiap orang yang growing up, dan tidak memandang batas gender. Disini mereka kaum lelaki mulai mempersiapkan diri dengan wisdom yang mereka dapatkan dari berbagai sumber: pengalaman, lingkungan atopun idealisme pribadi.
sedangkan wanita, dari sejak kecil mereka lebih pengertian, lebih bisa mendengarkan orang yang berbicara maupun berkeluh kesah. bukan saya memihak gender, tapi memang fitrah laki-laki dan perempuan seperti itu. kebanyakan perempuan manja karena dorongan perasaan mereka kuat sekali.
Allah Maha Adil. karena hal-hal diatas tentu saja wanita diberi hak dan kewajiban sebagai istri, dan laki-laki diberi hak dan kewajiban sebagai suami.
kebanyakan kasus yang ada dalam pernikahan, wanita mulai muak terhadap tingkah laku suaminya. mereka menganggap tidak ada solusi dan memutuskan untuk bercerai. suamipun merasa istrinya begini begitu, yang ga taatlah, apa lah.
padahal, Allah menciptakan laki-laki demikian dan wanita demikian dengan satuu solusi yang jelas: lakukan kewajiban satu sama lain, karena kewajiban yang satu adalah hak bagi yang lain. kewajiban suami adalah hak istri. kewajiban istri adalah hak suami.
jika mereka benar-benar muak satu sama lain, maka ingat ini semua adalah ketentuan Allah. suami harus ingat kalau kewajibannya bukan sebatas pada istrinya tapi juga pada Allah. begitu juga istri, kewajibannya pada suami harus dipertanggungjawabkan pada Allah kelak.
kesombongan laki-laki hanya dapat benar-benar diruntuhkan apabila mereka ingat pada Allah SWT. bukankah tiada lagi yang patut sombong selain Dia Yang Maha Kuasa.
saya juga masih mencoba bertahan dan menjalani kehidupan rumahtangga dengan seorang lelaki yang masih labil dan tidak dewasa. meski demikian, saya berusaha untuk selalu mengingat Allah karena Dia-lah penguat hati dan tekad saya.
semoga share kali ini dapat memberikan masukan positif untuk ladies and gentlemen sekalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar